jump to navigation

“Galau adanya Serangga Tomcat” April 11, 2012

Posted by hadagomes in Artikel, Mata Pelajaran Biologi, Pendidikan.
trackback

Coba kita renungkan firman Allah surat Al-An’anam : 38

Artinya” Dan tidaklah binatang-binatang yang ada di bumi dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan umat-umat (juga) sepeti kamu tidaklah kami alpakan sesuatupun di dalam Al-KITAB, kemudian kepada Tuhanlah mereka dihimpunkan”.

Jadi semua makhluk hidup yang berjalan di atas muka bumi (yang mencakup semua makhuk hidup seperti serangga, reptilia, hewan melata, dan hewan bertulang belakang, dan semua makhluk yang terbang dengan kedua sayapnya di udara seperti burung atau serangga yang dapat terbang, tersusun dalam aturan sebagai umat masing-masing memiliki karakteristik tertentu dan memiliki cara hidup tertentu pula, yang khas bagi masing-masing kelompok maklhuk itu.

Beberapa bulan ini di gembar-gembor-nya  mengenai bahaya serangga Tomcat  di wilayah  Indonesia khusus di Jawa Timur, yang mengatakan bahwa  serangga TOMCAT  ini racun yang dimilikinya lebih kuat dari ular kobra,  sangat tidak masuk akal kan…coba kita amati sebesarnya hewan ini, aneh tapi nyata kan…..Kalau kita perhatikan setiap orang pasti memberikan komen yang bermacam-macam…….

Kalau kita lebih mengenal lagi ternyata, hewan ini termasuk kelompok filum Artropodo, class Insecta dengan genus Paederus, dikenal dengan namakumbang Rove. Ukuran tubuhnya kurang lebih 1 cm, dan berwarna hitam dan orange.

Meskipun paederus kumbang tidak menggigit atau menyengat kumbang ini perlu diwaspadai karena dapat mengeluarkan toxin bila bersentuhan dengan kulit manusia atau juga sentuhan tidak langsung  melalui handuk,baju atau alat lain yang tercemar oleh racun Tomcat.Toxin yang dihasilkan bisa disebut Pederin, menyebabkan kulit iritasi. Racun diproduksi bukan oleh kumbang sendiri, tetapi oleh Bakteri Endosimbion di dalam tubuh kumbang.(dr. Tjatur Prijambodo MARS dalam Majalah Matan).

Sedangkan menurut  Guru Besar Entomologi (Ilmu Serangga) IPB, Soemartono Sosromarsono kepadaitoday (22/03/12). menjelaskan  bahwa ;

“Tidak bisa diterima logika, jika dikatakan racun Tomcat sepuluh kali lebih keras dari ular kobra. Racun kobra masuk ke dalam darah sementara racun Tomcat hanya ada di kulit”,

Lagi pula racun kobra bisa menimbulkan kematian, sedangkan Tomcat tidak. Hanya menyebabkan iritasi dikulit saja, itupun jika tubuh Tomcat terpencet.

Apabila serangga itu tidak diusik atau terpencet hingga pecah dan keluar racunnya, maka tidak akan berbahaya.

Tetapi  populasi Tomcat yang pesat saat ini serta menyebabkannya masuk ke wilayah perumahan,  ke asrama kampus UNAIR, kantor-kantor diperkirakan karena perubahan cuaca ekstrim yang sedang terjadi di Indonesia. Perubahan ini menyebabkan mereka menjadi subur dan berkembang biak pesat.

Berkaitan dengan habitatnya di persawahan karena Tomcat menjadi predator dari hama wereng, karena saat ini sawah sedang mengalami musim panen, menyebabkan Tomcat banyak berpindah tempat mencari sumber makanan lain.

Kesimpulan :

Tidak perlu terlalau galau  terhadap bahaya Tomcat. Nanti dengan sendirinya populasi hilang dan  akan normal kembali seperti biasa.

Komentar»

1. hadagomes - April 12, 2012

wah…. thanks, atas info…. ttng serangga tomcat

2. Ratih handayani - April 26, 2012

assalamualaikum, pak ini yg tugas tomcatnya dikomen disani ya?

nama hewan : Tomcat (kumbang rove)
ciri-ciri : – tubuhnya berwarna hitam dan oren kemerah-merahan
– panjang tubuhnya kurang lebih 1cm
– hidup di daerah lembab
– sayap berlapis
respirasi : trakea
ekskresi : mengeluakan racun yg bisa membuat iritasi kulit (toxin)
habitat : (di tempat yg lembab) seperti sawah, rawa-rawa, pinggir sungai.
filum : Arthropoda
kelas : Insecta
manfaat : – membasmi hama wareng

hadagomes - April 29, 2012

ok.thnaks

3. Ratih handayani - April 26, 2012

pak itu tadi tugas tomcatnya uda tak komen di blognya pak gomes – Ratih Handayani X – 10

hadagomes - April 29, 2012

ok.thanks


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: