jump to navigation

Ikhlas menuju orang yang Sukses Agustus 25, 2009

Posted by hadagomes in Agama, Artikel, Lembaga sosial, Manajemen, Pendidikan.
trackback

Ingat…. wahai saudaraku, kata Ikhlas ini kalau kita mendengar, membaca atau bahkan ditanya orang tentang kata ikhlas pasti kita menjawab dengan lantang bahwa saya melakukan dengan ikhlas karena Illahi ta’ala, tetapi kata ikhlas ini  sangat berat diterapkan dalam diri manusia. Apalagi antara pikiran dan suara hati sering tidak sejalan. Ikhlas merupakan kunci untuk meraih kesuksesan.

Coba kita merenunglan sejenak tentang cerita ketika Nabi Adam diusir oleh Allah dari surga, yang membuat Nabi Adam mampu bertahan dalam kerasnya dunia adalah Ikhlas, ketika Nuh As dicaci maki dan Nuh As membuat perahu, apa yang membuatnya melakukan itu semua adalah ikhlas. Rahasia Nabi Ibrahim AS ketika berani mengorbankan putranya Ismail untuk dikorbankan adalah ikhlas, sebaliknya rahasia seorang anak bernama Ismail tidak keberatan ketika diminta oleh ayahnya Ibrahim, AS untuk disembelih adalah ikhlas.

Dalam urusan lain juga orang-orang hebat seperti Harun Al-Rasyid yang mampu membawa Islam sampai kepada masa keemasanya karena di hatinya hanya ada satu kata ikhlas. Kenalilah orang-orang sukses yang anda kagumi dan pelajrilah kisah hidupnya hampir dipastikan bahwa orang-orang seperti mereka adalah orang-orang yang mampu melewati semua rintangan dan tantangan dengan senjata ikhlas. Dengan adalan ikhlas semuanya menjadi ringan dan mudah, dalam training the 7 awareness ikhlas adalah tangga yang tertinggi, bahkan ada sesi peserta untuk mencari ilmu ikhlas, jika kita telah berhasil melakukan kebaikan dalam hidup ini, tugas kita satu lagi yaitu sempurnakan dengan ilmu ikhlas.

Salah satu guru terbaik adalah pengalaman dan kesalahan. Yang bersifat jujur dan bijaksana. Pengalamanlah yang membuat seseorang lebih bijaksana dalam menyikapi hidup dan dunianya. Dan melalui kesalahanlah seseorang bisa belajar memperbaiki tindakannya kemudian. Lalu  apakah semua orang harus melalui itu semua untuk sukses?

Maka dalam kehidupan kita  sehari-hari  selalu mengucapkan  kalimat yang berbunyi: “Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku, matiku semata-mata untuk Tuhan sekalian alam”.  Amiin…………………

About these ads

Komentar»

1. Agus Suhanto - Agustus 25, 2009

halo,
posting yang bagus, sorry numpang thread komentar ini sbg salam kenal… saya Agus Suhanto

hadagomes - September 3, 2009

Trimkash…. udah bergabung di blog mas…


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: